Mahalnya Biaya Pendidikan di Indonesia

Dunia pendidikan Indonesia saat ini bisa dibilang dalam masa keterpurukkan, kalau pada jaman dahulu banyak guru-guru asal Indonesia yang dikirim ke Malaysia untuk mengajar disana, sekarang justru yang terjadi adalah sebaliknya. Mengapa demikian? sungguh hal tersebut harus menjadi sebuah tugas yang sangat penting dan harus masuk ke dalam program pemerintah yang harus didahulukan. Salah satu masalah yang pertama kali harus diselesaikan adalah biaya pendidikan yang amat mahal.

Biaya pendidikan yang selama ini harusnya ditanggung pemerintah malah porsinya lebih banyak ditanggung orang tua siswa. Masalahnya tingginya tanggungan biaya pendidikan tersebut tidak diimbangi dengan bertambahnya pendapatan masyarakat, hal tersebut menyebabkan banyak anak-anak usia sekolah harus merelakan dirinya berhenti sekolah. Pada tahun 2006 saja sudah sekitar 9,7 juta anak yang putus sekolah dan pada tahun 2007 jumlahnya bertambah 20% menjadi 11,7 juta jiwa. Sangatlah mungkin apabila pada tahun ini perkiraan jumlah anak putus sekolah bisa mencapai 12 juta jiwa. Tanpa disadari masalah anak putus sekolah ini akan menciptakan sebuah efek domino, seperti makin tingginya jumlah pekerja di bawah umur, anak jalanan dan pengangguran.

Program Beasiswa PT Adaro Indonesia
Guna membantu masyarakat khususnya anak-anak yang putus sekolah, PT Adaro Indonesia melalui program Community Development memberikan beasiswa dari mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi. Data yang dimiliki PT Adaro Indonesia mencatat sampai dengan akhir tahun 2007, mereka telah membantu sekitar 6.120 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Balangan. Tidak hanya beasiswa, PT Adaro Indonesia pun memberikan solusi dengan menjembatani kebutuhan para siswa dalam belajar khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional (UN) dengan menggandeng Lembaga Pendidikan Primagama, tentunya dengan bantuan kerjasama Pemkab Balangan dan Dinas Pendidikan setempat. Dengan pola yang diberikan Primagama berupa metode Smart Solution Tentor Smart Primagama, diharapkan para siswa mempunyai pola pikir yang kritis, analitis dan kreatif dalam memahami dan memecahkan setiap materi pelajaran, meningkatkan minat belajar dan menambah kemampuan akademik khususnya dalam menghadapi Ujian Nasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: